Selasa, 25 April 2017

TUGAS FOTOGRAFI 5 ( #FOTO ESSAY )




 MAIN YUK !

Masa kecil adalah saat-saat dimana kita masih bisa melakukan apapun yang kita mau tanpa adanya beban pikiran. Permasalahan terberat dalam hidup pun rasanya hanya sebatas marah dan kesal karena tidak diijinkan main keluar bersama teman-teman dan harus tidur siang. Pura-pura masuk kamar lalu akhirnya kabur agar bisa main lagi dengan teman-teman dan diomeli orang tua ketika pulang kerumah disore harinya sudah jadi makanan sehari-hari. Kalau mengingat kejadian-kejadian tersebut pasti saja selalu muncul pikiran "Ah, betapa nakalnya aku dulu." Tapi jika dipikir-pikir lagi, berbagai kenakalan yang dilakukan anak-anak dulu rasanya jauh lebih masuk akal jika dibandingkan dengan sekarang. Berbagai kemajuan teknologi yang ada saat ini malah membuat anak-anak jaman sekarang terlalu fokus dan lebih suka bermain dengan teknologi yang ada sehingga melupakan esensi sesungguhnya dari bermain itu sendiri.


Lokasi : Pantai Panjang Bengkulu
Kamera : Canon EOS 600D 

Tampak seorang anak sedang menaiki kereta-keretaan. Dengan ini terbukti bahwa pada masa kemajuan teknologi seperti saat ini anak-anak masih bisa bermain tanpa harus selalu ketergantungan pada permainan-permainan yang ada pada gadget orang tua mereka.




 Lokasi : Pantai Panjang Bengkulu
Kamera : Canon EOS 1100D

Kedua anak tersebut sedang asik bermain bersama-sama, dengan begitu tanpa disadari kemampuan bersosialisasi anak-anak dengan teman-temannya pun akan terbangun dengan baik. Anak akan terlatih menjadi jauh lebih berani dan percaya diri ketika berhadapan orang-orang baru dilingkungan sekitarnya. Namun hal tersebut akan berbanding terbalik dengan anak-anak yang sudah terbiasa main hanya dengan gadget saja. Mungkin mereka memang jauh lebih pintar dalam hal teknologi, namun itu semua tidak bisa menjamin kemampuan bersosialisasi mereka.




 Lokasi : Pantai Panjang Bengkulu
Kamera : Canon EOS 1100D

Dalam foto diatas tampak seorang anak sedang menikmati bermain pasir di pantai. Tidak peduli akan baju dan celana yang basah karena air laut, maupun kaki dan tangan yang kotor karena pasir, ia tetap saja bermain dan menikmatinya. Dengan terbiasanya seorang anak bermain dan menyatu dengan alam maka pelan-pelan akan terbangun rasa cintanya akan alam semesta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar